ASEAN Susun Standar Kompetensi Guru
BANDUNG – Delegasi dari sebelas negara ASEAN yang tergabung dalam Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) Quality Improvement of Teachers and Education Personnel (QITEP) in Science kemarin bertemu di Bandung.
Pertemuan tersebut untuk membahas program pendidikan serta tenaga pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Teknologi. Salah satu agenda pembahasan adalah penyusunan standar kompetensi guru di ASEAN. Staf Ahli Menteri Pendidikan Nasional Bidang Kerja Sama Internasional dan Hukum, Herwindo Hariwibowo mengatakan, IPA dan Teknologi merupakan bidang studi pokok untuk semua siswa di Indonesia maupun negara-negara anggota SEAMEO mulai tingkat dasar hingga perguruan tinggi.
“IPA dan Teknologi adalah pintu gerbang menuju masa depan yang lebih baik. Karena itu, guru selaku pembina harus memiliki kompetisi yang andal dalam IPA,” tegas Herwindo seusai membuka Governing Board Meeting SEAMEO QITEP in Science di Bandung kemarin.
Herwindo mengungkapkan, lembaga SEAMEO QITEP in Science dibentuk agar Indonesia dan negara-negara lain di ASEAN memiliki standardisasi kompetensi guru. “Dengan begitu, tenaga pengajar kita mampu berkompetensi dan berkompetisi sehingga mutu guru di Indonesia meningkat, khususnya di bidang sains,” tandasnya.
Menurut Herwindo, selain memiliki kompetisi yang andal, para tenaga pengajar pun harus memiliki keterampilan dalam menyampaikan bidang studi. Hal ini bertujuan agar siswa memiliki wawasan, kesadaran, sikap, dan kemampuan untuk mempraktikkan IPA.
SEAMEO QITEP adalah salah satu pusat pendidikan di bawah naungan SEAMEO yang berkecimpung dalam bidang riset dan pengembangan, pelatihan, teknologi dan informasi, berbagi keahlian dan sumber daya di dalam dan di luar regional Asia Tenggara.
Acting Director SEAMEO QITEP in Science, Sediono Abdullah mengatakan, pembahasan yang melibatkan 11 delegasi negara ASEAN ini dilaksanakan untuk mengembangkan dan memberdayakan pendidikan dan para tenaga pendidikan di Asia Tenggara. “Terutama bagi Indonesia sehingga kita bisa mengembangkan pendidikan dan ketenagapendidikan untuk go international, bukan sekadar berstandar nasional,” tegasnya. (neni nuraeni/sindo)

sumber: okezone.com -- Rabu, 22 September 2010 - 16:17 wib
http:// kampus. okezone.com /read/2010/09 /22/373/374695/asean-susun-standar-kompetensi-guru
















unindra mail
